Skip to main content

Posts

Hari Bumi

Saya pernah bertanya apakah itu hari bumi?  Saya pernah memikirkan untuk apa hari bumi di peringati?  Dan saya pernah rasakan seperti itu memperingati hari bumi.  Teman-teman semua mungkin punya cara dan cerita sendiri bagaimana memaknai hari bumi ini. Bahkan orang yang tidak mau tahu soal lingkungan mengerti bahwa tempat mereka pijak, tempat mereka hidup, tempat mereka menggantungkan sebuah harapan.  bahwa semoga bencana-bencana alam tak lagi membuat orang merasa sedih karena kehilangan sanak keluarga juga harta.  Ramai ber story Kemarin ruang media sosial tak luput dari berita tentang perayaan hari bumi, mereka menyampaikan kepeduliannya tentang lingkungan dari bilik akun pribadinya bahkan hanya sekedar membagikan hal yang berulang kali di bagikan. Hal sekecil dan semuda itu juga termasuk bentuk kepedulian alih-alih supaya di anggap peduli soal lingkungan. Ya maha guru maha benar dengan persepsinya lantas kenapa orang yang tak mengerti tentang ling...

Nenek pengais sampah

Nenek Tubuh tak sekuat dahulu,  nampak keriput di sekujur tubuhnya dengan sedikit membungkuk ketika berjalan sambil menenteng kantungan serta menyunggi karung yang telah terisi dengan tumpukan sampah plastik. Ia tak bosan-bosannya masuk di antara pintu kecil belakang Teknik mulai pagi, siang hingga sore menjelang nampak si nenek tua berjalan diantara mahasiswa yang katanya berpendidikan. Ia berjalan melewati beberapa fakultas mengais tumpukan sampah. yah botol minuman bekas bagaikan barang berharga,  dengan tongkatnya ia mengambil satu persatu kemasan plastik yang terbuang sia-sia sadar atau tanpa sadar oleh pemiliknya. Dengan gerak tubuh yang lamban dan sedikit bicara.  Menerka Apa mungkin si nenek sudah terlatih hidup mandiri?, atau kah tak ada uang untuk membeli makanan karena si anak belum gajian?, nalar terus lah bertanya tanpa henti menerka membayangkan si Nenek yang kadang menepih sejenak karena lelah berjalan. Ia pun harus berlomba dengan pengais rezek...

Indonesia Dengan Sampahnya

   Foto yang di ambil dari IG:  @Dandhy_laksono Film documentary yang di sutradarai oleh Sindy febryani telah rilis kemarin sabtu, 6 maret 2021 di kanal youtube Greenpeace indonesia. Dalam video berdurasi 34 menit 35 detik ini kita di ajak langsung melihat aktivitas seorang tokoh Gustika jusuf  selaku host dalam film #nyampah, mulai dari ia memproduksi sampah pribadi, kemudian kita di ajak berkunjung ke salah satu rekannya yang mengolah sampah pribadi serta menyambangi salahsatu organisasi ICEL (indonesian center for environtmental law) disini kita diajak untuk mengetahui tentang hukum lingkungan.  Bantar gebang   tempat pembuangan sampah yang berada di jakarta ini,  sering kali teringat dalam pikiran saya mungkin namanya sudah tenar seperti para aktor di indonesia namun bedanya jika mendengar kata aktor muncul sosok yang terbayang di benak entah soal ketampanan, skill maupun meterinya tetapi kalau dengar Bantar gebang penampakan jorok, kum...

Wanita Bugis

Festival budaya soppeng yang pertama kali di selanggaran di galung langi'e yang berada di kecamatan donri-donri 3 tahun silam. Foto ini di ambil oleh salah satu peserta lomba foto,  yang sengaja saya blur supaya kesannya lebih membuat penasaran si pembaca heheh. Subjektifitas setiap orang akan selalu terasa bilamana Ia melihat dengan jelas seorang wanita yang berbusana tradisional sehingga latar belakang seseorang menjadi pendukung dalam menilai sesuatu.  Asal suku bugis Kita bahas dulu yah.. sedikit tentang asal suku bugis, menurut artikel yang pernah saya baca,  bahwa suku bugis ini berasal dari suku-suku melayu deutero masuk di nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari dataran Asia tepatnya yunan. Tau ugi (orang bugis) penamaannya berasal dari nama raja Cina yang berasal dari pammana kabupaten wajo yaitu lasattumpugi sehingga orang-orang menjuluki dirinya tau ugi atau orang yang mengikuti raja lasattumpugi.  Rupa wanita bugis Dari setiap wilayah...

KEHILANGAN JEJAK

Hari itu ketika naluri petualang sedang memanggil, Saya bersama saudara tak sedarah meninggalkan kota seminggu. Menyapa kembali hutan belantara yang sepertinya sudah menjadi kawan dekat. Matahari kian membawa sinarnya, hingga gelap menyoroti Manusia- manusia yang sedang melatih diri jauh dari keramaian namun dekat dengan kedamaian. Malam itu rasa gundah menyelimuti ruang hati sebab beberapa saudara kami tak beruntung mendapatkan titik koordinat yang di tentukan, Kami pun mengutus beberapa tim untuk mencari jejaknya dimalam hari yang bersanding dengan rembulan. Kecemasan itu lebih menampakkan wujudnya ketika beberapa tim tak mendapat kan jejaknya, Namun beberapa analisa perkiraan kami mereka telah sampai pada titik koordinat berikutnya. Di saat pagi tiba saya bersama saudara seangkatan menelusuri kembali jejak-jejak di sekitaran sungai yang kemungkinan beberapa tim yang terpisah semalam melewati tempat ini, Disaat itu pula cuaca tak mendukung gerimis menerpa membuat kam...

MAKASSAR DAN PINRANG HIPNOTIS PENONTON DI ATAS PANGGUNG

Soppeng,  anregurue.blogspot.com  - tarian dan musikalisasi puisi di acara La Galigo III di lapangan gasis, Selasa 18/12/2018. Pentas seni pada malam ke dua di acara La Galigo III mendapatkan kan antusias penonton yang cukup besar dari malam sebelumnya, tidak hanya kegiatan pentas seni tetapi berbagai macam pameran di pertontonkan. institut seni dan budaya Indonesia Sulawesi Selatan yaitu peserta pentas seni dari Makassar ini menampilkan musikalisasi puisi yang cukup apik yang membuat penonton terbawa oleh lantunan musik serta rangkaian kata yang begitu dalam hingga membuat bulu kuduk bergetar. Seperti yang di katakan oleh  salah satu penonton bahwa penampilan musikalisasi puisi ini terjawab oleh rasa juga seperti apa yang di tampilkannya penuh rasa pula. "Perasaan ketika mendengar kan lagu dan melihat ekspresi wajah mereka membuat merinding hingga ke kepala" ujar Haerul Tidak hanya penampilan musikalisasi puisi namun peserta dari...

Dibalik Proyeksi 034

Makassar, Cakrawalaide.com – Memperkenalkan pada masyarakat serta menjalin relasi yang baik antara mahasiswa dan birokrasi juga membentuk kader – kader calon pengurus Himpunan Mahasiswa Arsitektur Fakultas Teknik UMI (HMA FT-UMI) dalam item kegiatan Architecture Go To School, Workshoop, Pengabdian Masyarakat, Seminar Arsitektur dan Festival Proyeksi 034 berlangsung sukses hingga malam penutupan di pelataran Auditorium Aljibra, Kamis (18/10/2018) malam. Kegiatan Proyeksi 034 adalah program kerja yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Arsitektur, yang sebelumnya pernah diadakan kegiatan serupa, yaitu Fasad 034 pada tahun 2015, namun kali ini kegiatannya lebih dimaksimalkan lagi. Walaupun kegiatannya sempat mengalami hambatan dari birokrasi terkait dana, namun pada akhir kegiatan baru mendapat respon dari pihak birokrasi terkait bantuan dana. Aidil Yusar selaku ketua panitia merasa berkesan pada salah satu item kegiatan, yaitu pengabdian masyarakat yang dimana mereka secara lang...