Skip to main content

Dibalik Proyeksi 034

Makassar, Cakrawalaide.com – Memperkenalkan pada masyarakat serta menjalin relasi yang baik antara mahasiswa dan birokrasi juga membentuk kader – kader calon pengurus Himpunan Mahasiswa Arsitektur Fakultas Teknik UMI (HMA FT-UMI) dalam item kegiatan Architecture Go To School, Workshoop, Pengabdian Masyarakat, Seminar Arsitektur dan Festival Proyeksi 034 berlangsung sukses hingga malam penutupan di pelataran Auditorium Aljibra, Kamis (18/10/2018) malam.

Kegiatan Proyeksi 034 adalah program kerja yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Arsitektur, yang sebelumnya pernah diadakan kegiatan serupa, yaitu Fasad 034 pada tahun 2015, namun kali ini kegiatannya lebih dimaksimalkan lagi.

Walaupun kegiatannya sempat mengalami hambatan dari birokrasi terkait dana, namun pada akhir kegiatan baru mendapat respon dari pihak birokrasi terkait bantuan dana.

Aidil Yusar selaku ketua panitia merasa berkesan pada salah satu item kegiatan, yaitu pengabdian masyarakat yang dimana mereka secara langsung ke lingkungan masyarakat

“Pas pengabdian masyarakat, jadi memang betul-betul kita langsung terjun di masyarakat jadi lokasinya itu ada di kelurahan Tallo, jadi kita buatkan masyarakat di sana itu semacam ruang baca pas di bawah jembatan Pa’namppu” ungkap Aidil.

Kegiatan puncaknya yaitu Festival Proyeksi 034 yang dilaksanakan pada 16-18 Oktober 2018. Kegiatan tersebut tidak hanya pameran maket yang dipajang oleh beberapa Himpunan Mahasiswa Arsitektur di kota Makassar, namun membuka ruang bagi usaha-usaha dibidang kuliner untuk ikut serta memeriahkan kegiatan Festival Proyeksi 034.

Salah satu tamu undangan dari kampus Universitas Bosowa, Muhammad Sawal yang mengatakan, bahwa kegiatan Proyeksi 034 tersebut sangat penting, dimana bisa menjadi ajang melatih kreatifitas mahasiswa

“Kegiatan semacam ini sangat penting menurut saya, karena disisi lain melatih kreatifitas mahasiswa khususnya dibidang arsitektur, bahwasannya ini merupakan ajang pencarian sebuah kreatifitas, karya ini sangat bagus menurut saya terutama mahasiswa-mahasiswa baru di dunia arsitek,” tutur Sawal.

Malam penutupan kegiatan Festival Proyeksi 034 – Foto by : Syukron

Ketua Himpunan Mahasiswa Arsitektur, Khaidir mengatakan, bahwa pihaknya apresiasi terhadap segala bantuan, secara moril maupun materil sehingga dapat terselenggaranya kegiatan tersebut

“Kita harapkan aspresiasinya bantuan dari segi moral dan materil itu penting karena yang diharumkan dalam kegiatan ini yaitu selain dari himpunan juga birokrasi kampus, kita mengharumkan nama almamater kita khususnya di Fakultas Teknik” ujar Khaidir.

Penulis : Eky
Red : Izhan Ide

klik disini

Comments

Popular posts from this blog

Indonesia Dengan Sampahnya

   Foto yang di ambil dari IG:  @Dandhy_laksono Film documentary yang di sutradarai oleh Sindy febryani telah rilis kemarin sabtu, 6 maret 2021 di kanal youtube Greenpeace indonesia. Dalam video berdurasi 34 menit 35 detik ini kita di ajak langsung melihat aktivitas seorang tokoh Gustika jusuf  selaku host dalam film #nyampah, mulai dari ia memproduksi sampah pribadi, kemudian kita di ajak berkunjung ke salah satu rekannya yang mengolah sampah pribadi serta menyambangi salahsatu organisasi ICEL (indonesian center for environtmental law) disini kita diajak untuk mengetahui tentang hukum lingkungan.  Bantar gebang   tempat pembuangan sampah yang berada di jakarta ini,  sering kali teringat dalam pikiran saya mungkin namanya sudah tenar seperti para aktor di indonesia namun bedanya jika mendengar kata aktor muncul sosok yang terbayang di benak entah soal ketampanan, skill maupun meterinya tetapi kalau dengar Bantar gebang penampakan jorok, kum...

Anak Teknik

Hari ini seorang sarjana Teknik kerja dengan teknik,  tapi bukan seperti si doi kamu yang kerjanya di pertambangan, kantoran, atau sejenisnya "mereka patut di banggakan karena prestasinya" nah saya beda dengan mereka kerjanya cuman pasang tenda pengantin yang belum jadi penganti miris kan?, "sudah-sudah jangan selalu merendahkan diri" iya terimakasih nasihatnya.  mmm... dari sudut pandang lain, tuhan memang tahu kalau saya terbiasa dengan ketinggian jadi rezekinya dari usaha pasang tenda. " Jadi kalau kalian mau buat pesta perayaan jangan lupa berkabar ya heheh."  Tidak ada yang tahu esok kita akan jadi seperti apa dan bagaimana, dulu sewaktu Sd sukanya menggambar juga olahraga sepak bola sampai Smp, tamat Smp sepak bolanya masih lanjut Menggambar nya tidak, pas kuliah olahraga sepak bolanya berkurang digantikan dengan penggiat alam hingga jatuh hati kepadanya. "trus kenapa kamu ambil jurusan teknik? Ga ada nyambung-nyambungnya dari hobi kamu panjul!....