Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Opini

Tergoncangnya Misi Kemanusiaan

Sudah saatnya mengemasi lagi peralatan safety.  Setelah hujan lebat melanda kota makassar akhir tahun lalu,  yang membuat di sebagian wilayah terendam air setinggi lutut bahkan perut, tak begitu lama selang waktu peristiwa itu dan awal bulan ini di belahan bumi selalu ada kabar yang tak menyenangkan. " Mana helm orange!" Alat ini cukup setia menemani dikala suka maupun duka, suka di saat memanjat tebing hingga top, juga duka ketika melihat manusia serta alam beradu fisik untuk menentukan siapa yang dapat bertahan.  "kampus hijau." Sudah menjadi ritual ketika ada salah satu anggota yang hendak berpergian demi tugas serta tuntas, pergi untuk hal yang menyangkut hidup orang lain, mencoba bernegoisasi dengan waktu. 3 saudara kami menentukan nasib dalam tugas kemanusiaan ini,  dipimpin oleh ketua divisi sar Tekpala ft-umi makassar biasa di panggil Rama garuda. Tak ada ciuman di pipi seperti tante-tante yang baru ketemu sahabatnya, mereka di lepas dengan doa dan di peluk ...

Bencana lagi

Awal bulan ini saya lihat banyak bencana alam yang terjadi, baru - baru saja tepatnya pukul 02.28.36 detik, story instagram teman lewat camera cctv terjadi begitu cepat, beliau terbangun dari pembaringannya dengan kondisi panik, sambil berlarian menyampaikan pesan kalau saat ini terjadi gempa. Majene 15 januari 2021 gempa ini cukup terasa alhamdulillah kondisi mereka serta keluarganya baik - baik saja kemarin juga 14 januari 2021, gempa tektonik juga terjadi sekitar jam 13.35.49 wib wilayah majene yang Berdampak kerusakan parah pada sebagian rumah.  foto ini adalah dokumentasi langsung dari organisasi kemanusiaan ACT. Belum kering banjir bandang yang melanda kalimantan selatan pada kamis kemarin, juga para korban kecelakaan pesawat sriwijaya air yang belum semua di temukan. Masa pandemi yang kian hari belum menentu kapan berakhirnya, "ada apa denganmu bumi?." Lyrik lagu peterpan tak semerdu beberapa akhir pekan ini, kejadian demi kejadian telah membuat saya berfi...

Memilih dan Terpilih

Sebagian orang memilih untuk pergi ketika masalah yang di hadapinya tak kunjung usai, namun sebagian juga memilih untuk tinggal mempertahankan dan melebur, 2 hal yang tak selaras menjelma bagai pemangsa yang siap menerkam siapa saja. Pilihanlah yang menjadi penentu dari sekian peristiwa setelahnya,  namun akal hanya dapat memprediksi bukan memastikan.  Harusnya kita pandai memperhitungkan kondisi, akibat situasi yang semakin menentukan kecepatan ini, bisa jadi salah satu dari kita memilih hal bukan yang terbaik untuk kita namun terbaik hanya untuk kacamata di setiap orang. "Saya tertarik menuangkan kata frekuensi, sebab karena nya wujud yang beda namun isi yang sama membuat ikatan yang saling berhubungan." "sepertinya alur ceritanya akan masuk pada kisah romantisme nih." " Mmmm.. kalau saya ubah ceritanya akan banyak kalimat dan banyak hal serta pelajaran yang pastinya setiap orang pernah merasakan bagaimana ia menyakiti dan tersakiti." Tapi untuk sekarang...

Musuh Terkuat Adalah Dirimu Sendiri

Akhir - akhir ini saya sedang mengulang - ulang sebuah buku best seller tentang "Berfikir Positif" dari seorang penulis muslim Dr. Ibrahim Elfiky. Bukunya ringan untuk di baca dan juga lebih membuka cakrawala pemahaman saya tentang cara kerja pikiran dan pengaruhnya dalam kehidupan. Sebelum nya saya juga pernah mendengar tentang bahayanya berfikir negatif bagi kesehatan,  namun dalam kehidupan sehari - sehari tak semudah membaca buku mungkin karena kebiasan menilai diri sendiri juga orang lain tanpa melihat objektifnya. Kita tahu bahwa sebagian orang selalu pasti menyimpan penilaian negatif bahkan disaat orang berbuat baik saja pikiran negatif dapat menggerogoti pikiran orang lain yang melihatnya.  Buku itu juga membahasa soal kebiasaan orang yang terlahir dari pikiran mereka dari pola pikiran, perekaman, pengulangan, penyimpanan, pengulangan dan kebiasaan hal ini lah yang selalu tumbuh kuat di akar akal kita sendiri, bebas membiarkan perekaman itu terjadi hingga ...

01.01.2021

Ada yang beda menjelang penutupan akhir tahun 2020 ini,  yang tahun kemarin tidak sedikit manusia yang merayakan di setiap tempat untuk menyaksikan berpindahnya waktu dari tahun 2019 ke 2020 sambil membakar petasan dengan jumlah besar hingga langit di penuhi asap,  namun tak banyak orang yang melihatnya mungkin karena mereka terpesona dengan cahaya terang bekas ledakan petasan yang begitu indah.  Hampir setahun lamanya kita di batasi untuk bertemu bahkan memenuhi kebutuhan perut saja kita selalu di intai oleh rasa takut yang tiap hari di beritakan di media-media mainstrem, covid-19 telah banyak mengubah kebiasaan manusia walaupun sisi negatifnya telah membuat perekonomian jatuh,  juga sistem bersosial yang jauh dari kebiasaan tetapi kali ini bumi cukup legah mendapatkan waktu istrahatnya dari sekian banyaknya waktu yang di pakai untuk menimbulkan Berbagai pencemaran lingkungan. 

Bersepeda bermanfaat atau merugikan ?

 Penulis : Eki Tetewatu - Pompanua, Sulawesi selatan Anda tidak perlu mengingat kapan terakhir kali mengendarai sepeda, jauh sebelum virus covid-19 merebak, sepeda sudah menjadi teman hidup bagi sebagian orang bahkan mereka juga mempunyai komunitasnya sendiri. Olahraga bersepeda menurut dokter ia termasuk olahraga kardio, di kategorikan demikian karena bersepeda membuat kinerja jantung,paru - paru serta sistem sirkulasi darah meningkat, tak hanya itu bersepeda secara teratur juga dapat menurunkan kadar kolestrol jahat dalam darah, menguatkan otot jantung dan menurunkan tekanan darah. Menurunnya kadar kolestrol jahat dalam darah akan mengurangi resiko penyempitan pembuluh darah. Premis di atas menjadi salah satu alasan kenapa sebagian orang masih menjadikannya rutinitas dalam kehidupannya kalau di maknai dari sisi medis tapi nanti dulu, anda sudah tahu atau belum tentang bahanya bersepeda ?, yang namanya olahraga berat / ringan saat kita baru memulai jangan terlalu memaksakan keadaa...

Vespa Biru

Penulis : Eki Kelihatannya tak cukup menarik bagi sebagian orang, apa karena sudah kehilangan dominasi di jaman milenium ini akibat tergerus modernisasi, belum lagi produsen otomotif berlomba - lomba menciptakan model kendaraan baru dengan menyesuaikan keinginan konsumen. jadinya Vespa sprint veloce buatan Piaggio yang di produksi tahun 1969 - 1979 ini, menjadi langkah sudah lama tidak di produksi lagi padahal motor ini pernah menjadi kendaraan mewah di jamannya, tapi sekarang vespa matic mulai memasukki pasaran juga sih, harganya pun terbilang mahal bagi standar Ekomomi menengah. Awalnya sih cukup aneh dan tak biasa mengemudikan kendaraan Vespa biru ini pertama kalinya di daerah Barru, sebelumnya sudah terpikir kan kondisi kendaraan Vespa pada umumnya lebih senang di perhatikan terus alias mogok di jalan, tapi bagi saya mogok, karena memang komponennya perlu perawatan serius sih, pasti ada juga motor Vespa yang jarang mogok mungkin karena komponen mesin serta kelistrikannya terbilang ...