Sudah saatnya mengemasi lagi peralatan safety. Setelah hujan lebat melanda kota makassar akhir tahun lalu, yang membuat di sebagian wilayah terendam air setinggi lutut bahkan perut, tak begitu lama selang waktu peristiwa itu dan awal bulan ini di belahan bumi selalu ada kabar yang tak menyenangkan. "Mana helm orange!" Alat ini cukup setia menemani dikala suka maupun duka, suka di saat memanjat tebing hingga top, juga duka ketika melihat manusia serta alam beradu fisik untuk menentukan siapa yang dapat bertahan.
"kampus hijau."
Sudah menjadi ritual ketika ada salah satu anggota yang hendak berpergian demi tugas serta tuntas, pergi untuk hal yang menyangkut hidup orang lain, mencoba bernegoisasi dengan waktu. 3 saudara kami menentukan nasib dalam tugas kemanusiaan ini, dipimpin oleh ketua divisi sar Tekpala ft-umi makassar biasa di panggil Rama garuda. Tak ada ciuman di pipi seperti tante-tante yang baru ketemu sahabatnya, mereka di lepas dengan doa dan di peluk seakan raga ini menanti kepulangannya kembali.
Ada rasa haru juga bahagia melihat mereka beranjak dari kenyamanan sejenak meniadakan ketemu si doi atau kah ber malam mingguan dengan calon pasangan pria lain oppss... "kali ini kita tidak perlu membahas soal cinta - cintaan yah." Sekarang ini saya tidak bisa melihat secara langsung ritual pelepasan nya, namun rasa itu tetap menyatu dengan darah seperti semangat yang ketika teriakan Tekpala.. tekpala.. tekpala menggelegar memenuhi celah - celah dinding kampus kita.
"rama, sulaiman dan ahong"
Panggilan yang sering kali ku ucapkan pada mereka, tepatnya jum'at, 15 januari 2021 tim ini akan bertolak dari kampus ke lokasi bencana alam di sulawesi barat. Sepertinya cuaca kota makassar habis di guyur hujan, sampai tulisan ini di muat kondisi cuaca di daerah soppeng tepatnya di desa tetewatu sedang di landa hujan. Mudah - mudahan mereka dalam perjalanan tidak menemukan sedikit rintangan agar lebih cepat sampai pada fokus bencana.
Alhamdulillah.. saudara disana juga kondisi nya sehat walafiat dan sekarang sedang mengungsikan diri bersama keluarganya, beliau adalah seorang wanita jeblosan Teknik arsitektur yang biasa di panggil Panda kebetulan sekian lama pesan IG saya baru di balas.
"Selamat sampai tujuan."
Semoga wajah bahagia ini akan menemukan banyak kebahagian di lokasi dan jangan lupa jaga kesehatan serta kesempatan dalam bertindak, insyaallah doa dari kami semua menjadi gaya grafitasi yang mungkin akan membantu kalian menuntaskan misi kemanusiaan ini Aamiin.

Comments
Post a Comment