Penulis : Eki
Kelihatannya tak cukup menarik bagi sebagian orang, apa karena sudah kehilangan dominasi di jaman milenium ini akibat tergerus modernisasi, belum lagi produsen otomotif berlomba - lomba menciptakan model kendaraan baru dengan menyesuaikan keinginan konsumen. jadinya Vespa sprint veloce buatan Piaggio yang di produksi tahun 1969 - 1979 ini, menjadi langkah sudah lama tidak di produksi lagi padahal motor ini pernah menjadi kendaraan mewah di jamannya, tapi sekarang vespa matic mulai memasukki pasaran juga sih, harganya pun terbilang mahal bagi standar Ekomomi menengah. Awalnya sih cukup aneh dan tak biasa mengemudikan kendaraan Vespa biru ini pertama kalinya di daerah Barru, sebelumnya sudah terpikir kan kondisi kendaraan Vespa pada umumnya lebih senang di perhatikan terus alias mogok di jalan, tapi bagi saya mogok, karena memang komponennya perlu perawatan serius sih, pasti ada juga motor Vespa yang jarang mogok mungkin karena komponen mesin serta kelistrikannya terbilang baru/perawatannya cukup baik.
Kalau teman - teman KKN Bontomate'ne Pangkep, sudah tidak asing lagi dengan kendaraan ini mereka sudah akrab dengan suaranya, kalau di beri pertanyaan kenapa memilih motor Vespa ?, Jawabannya selain tidak hanya mengantar saya ke suatu tempat, motor ini pula menuntun saya agar tidak bermalas - malasan dalam artian, ya.. kalau tiba waktunya mogok jangan sungkan untuk membuka bagasi samping, kunci - kunci sudah siap di gunakan, kelebihan mengendarai Vespa kalau tampil beda sudah selayaknya sebagaimana eksitensinya yang tak dominan lagi, kemudian komunitas Vespa juga menjadi faktor pendukung dalam aktifitas bervespa. Hal yang paling unik dan berkesan bagi saya di saat bertemu di jalanan bibir dan tangan ini cenderung belajar menyampaikan isyarat sebagaimana isyarat itu adalah perkataan di padatkan dalam teori logika.

Comments
Post a Comment