Skip to main content

World bicycle day


Setiap 3 juni, kegiatan hari bersepeda sedunia di laksanakan di berbagai tempat,  dan yang melaksanakan juga dari berbagai kalangan mulai anak-anak, remaja, dewasa bahkan berumur tua. Mereka dengan semangat serta antusiasnya menebar informasi tentang solusi bagi polusi. 

soppeng
Baru pertama kali ikut serta merasakan hari bersepeda sedunia, berbekal informasi kegiatan Gowes bareng di adakan di lapangan Gasis yang saya peroleh dari pesan watsapp. Bukan lagi hal yang luar biasa memperingati kegiatan dalam tingkat nasional maupun internasional ini,  seperti halnya peringatan hari bumi sedunia 24 april 2021 lalu. Dalam setahun kegiatan-kegiatan ini akan selalu di peringati membuat saya serta kalian kembali mengenang histori atas tindakan kita akan hal-hal penting yang di peringati. Kota soppeng yang berjarak 28 km dari kampung saya yaitu Ds Tetewatu kec. Lilirilau. 

Start
Sebelumnya sudah ada ke dua rekan  menunggu di pertigaan Salaonro, satunya lagi menunggu di Cabbenge, kurang lebih setengah 4 lewat saya start dari Ds Tetewatu menuju lokasi tempat dimana rekan saya menunggu. Kami pun saling mengirim pesan hingga bertemu di bahu jalan poros Soppeng-Sengkang. Tak menunggu waktu lama dengan sapaan yang sedikit kami pun melanjutkan perjalanan menuju rumah kawan kami yang satunya lagi. Kalau saya perkirakan waktu tempuh dari Ds Tetewatu sampai Cabbeng 1 jam lebih bukan waktu yang sedikit dengan mengayuh sepeda hehe, sebab jika mengendarai sepeda motor,  waktu tempuh 1 jam itu sudah bisa digunakan untuk sampai di Takalalla malah bisa hampir sampai bulu dua. 

Istrahat
Hampir tiba waktu magrib kami menyempatkan singgah beristrahat di depan masjid lolloe, sambil membasahi tenggorokan juga meluruskan kaki, merentangkan tangan. Hhuu terasa lebih nyaman setelah melewati jalan yang cukup panjang. 

Kalian tidak merasa letih menggayuh sepeda hingga beberapa kilo?, kalau ditanya seperti itu pasti jawabannya letih dan beda letihnya disaat mendaki tapi sama visinya bagaimana supaya kami sebisa mungkin bermanfaat untuk bumi seharian ini. Waktu istrahat pun habis,  sama seperti waktu berakhirnya hubungan kita yang dulu hehe. Saya lebih dulu berangkat untuk mencari bengkel sebab ban belakang sepeda sedang tak baik-baik saja karena kekurangan udara, pantas saja selama perjalanan begitu berat sepeda ini bergerak. 

Finish
Keadaan sekitar pun mulai gelap, sebentar lagi adzan magrib berkumandang. Setibanya di lapangan Gasis peserta sisa beberapa orang saja. Kata kawan saya yang mengikuti pelepasan "Banyak peserta yang mengikuti kegiatan ini dan rutenya tidak terlalu jauh". Dan saya yang berfikiran kalau kegiatan ini tidak seperti ini konsepnya saya pikir semua peserta akan start masing-masing di daerahnya terus finish di kota hehe. 


ya sudah..  itung-itung kita sudah berantusias memperingati hari bersepeda ini, dan bukan kah kegiatan ini hanya sebuah wadah untuk mengumpulkan para pesepeda, menambah kawan serta menumbuhkan rasa bahagia. Dan selama prinsip kita masih di pegang erat untuk tetap berkontribusi bagi bumi selama itu pula manfaat yang dirasakan oleh bumi tidak terhenti. Kalian tidak perlu jauh-jauh kok untuk bersepeda cukup menggunakan nya jika ingin membeli bahan di Warung/Toko atau kah berjalan kaki itu sudah memberikan kontribusi bagi bumi. 


Comments

Popular posts from this blog

Indonesia Dengan Sampahnya

   Foto yang di ambil dari IG:  @Dandhy_laksono Film documentary yang di sutradarai oleh Sindy febryani telah rilis kemarin sabtu, 6 maret 2021 di kanal youtube Greenpeace indonesia. Dalam video berdurasi 34 menit 35 detik ini kita di ajak langsung melihat aktivitas seorang tokoh Gustika jusuf  selaku host dalam film #nyampah, mulai dari ia memproduksi sampah pribadi, kemudian kita di ajak berkunjung ke salah satu rekannya yang mengolah sampah pribadi serta menyambangi salahsatu organisasi ICEL (indonesian center for environtmental law) disini kita diajak untuk mengetahui tentang hukum lingkungan.  Bantar gebang   tempat pembuangan sampah yang berada di jakarta ini,  sering kali teringat dalam pikiran saya mungkin namanya sudah tenar seperti para aktor di indonesia namun bedanya jika mendengar kata aktor muncul sosok yang terbayang di benak entah soal ketampanan, skill maupun meterinya tetapi kalau dengar Bantar gebang penampakan jorok, kum...

Anak Teknik

Hari ini seorang sarjana Teknik kerja dengan teknik,  tapi bukan seperti si doi kamu yang kerjanya di pertambangan, kantoran, atau sejenisnya "mereka patut di banggakan karena prestasinya" nah saya beda dengan mereka kerjanya cuman pasang tenda pengantin yang belum jadi penganti miris kan?, "sudah-sudah jangan selalu merendahkan diri" iya terimakasih nasihatnya.  mmm... dari sudut pandang lain, tuhan memang tahu kalau saya terbiasa dengan ketinggian jadi rezekinya dari usaha pasang tenda. " Jadi kalau kalian mau buat pesta perayaan jangan lupa berkabar ya heheh."  Tidak ada yang tahu esok kita akan jadi seperti apa dan bagaimana, dulu sewaktu Sd sukanya menggambar juga olahraga sepak bola sampai Smp, tamat Smp sepak bolanya masih lanjut Menggambar nya tidak, pas kuliah olahraga sepak bolanya berkurang digantikan dengan penggiat alam hingga jatuh hati kepadanya. "trus kenapa kamu ambil jurusan teknik? Ga ada nyambung-nyambungnya dari hobi kamu panjul!....