Siapa yang baru pertama kali melihat hewan kecil ini? Namanya Trigona atau emmu sebutan lokalnya di Desaku salah satu hewan penghasil madu. Kemarin saya berkesempatan mengunjungi peternakan milik seorang pemuda yang bernama Basri beliau juga salah satu senior saya di waktu sekolah menengah pertama dulu dan patner usaha Kedai 0.
Honda fit 110 cc
Awalnya saya belum meniatkan untuk berkunjung ke salah satu peternakannya. Tujuan saya datang kerumahnya hanya ingin mengambil tenda lipat yang di pakai seusai hajatan pernikahannya. Dengan mengendarai motor honda pada jaman smp dulu.
Setelah mesin motor bekerja saya pun menarik tali gas dengan memutarnya secara perlahan hingga berpacu di atas jalan aspal dan beton tak butuh waktu lama saya pun tiba di rumah rekan saya itu. Beliau sedang beraktivitas seperti biasanya mengurusi bahan-bahan peternakan.
Tiba Di peternakan
Jarak antara rumahnya dengan peternakan ini kurang lebih sekitar 1 km, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di lokasi ini, bahkan keringatmu tidak akan terkuras. Dari kejahuan sudah nampak beberapa deretan bongkahan kayu yang berisikan ternak Trigona.
Beliaupun langsung membuka kotak yang berada di atas bongkahan tadi, kotak inilah tempat untuk menyimpan madu/cadangan makanan si Trigona. Sambil membuka secara perlahan-lahan beberapa Trigona keluar dan menyerang secara agresif tapi tidak menyengat. Maka di perlukan alat APD untuk menjaga keselamatan dan kenyaman kalian sebelum mendekati Trigona.
Saya pun pertama kali mencoba rasa dari madu trigona itu langsung dari sumbernya atau masih dalam kotak, dengan sendok rekan saya lalu mengambil di beberapa sisi madu yang masih berada di dalam cangkangnya. Saya pun merasakan khas dari rasanya manis-manis asam. Alam bawah sadarpun langsung mengirimkan informasi gula-gula tamarin yahh.. agak mirip permen tamarin. Saking sukanya dengan madu ini hingga tulisan ini di buat saya sambil mengecap madu Trigona ini heheh.
Pulang dari peternakan
Setelah rekan saya memanen kurang lebih 10 kotak madu Trigona dengan wadah yang sudah penuh. Kami bertiga pun kembali kerumah rekan saya dan dalam perjalanan kami mendengarkan beberapa pengalamannya saat beternak Trigona. ini hanya beberapa kotak yang di perlihatkan sama saya dan masih ada beberapa kotak lain lagi yang di sebar.
Memang kalau rejeki tak akan kemana begitupun dengan jodoh yang tak di sangka datangnya hehe, sebelum saya pulang rekan saya memberikan 1 botol madu secara gratis yang ukurannya 100ml harganya 40.000 semoga rezekinya bertambah dan dilipat gandakan.
Comments
Post a Comment