Kalian pasti pernah masuk hutan entah di waktu kecil ataupun dewasa, kalau rumah saya dulu dekat sekali dengan hutan jadi tempat bermain kami kalau bukan di lorong rumah, di jalanan, pastinya larinya kehutan tapi sayang sekali ingatan ku masa itu sangat sedikit jadi saya tidak bisa menggambarkan secara detail kepada kalian maklum peristiwa itu berlalu kisaran 20 tahunan ke atas heheh...
Tapi kalian setuju tidak?, kalau masa-masa Sd adalah masa yang paling berani, bebas melakukan sesuatu dan paling sering kena marah, beranjak dewasa kita mulai di batasi oleh aktivitas yang tak sedikit mulai dari pendidikan, keluarga, finansial dan juga aktivitas lainnya sehingga waktu bermain semakin berkurang setelah kalian beranjak dewasa dan sekarang zaman digitalisasi merubah dari bermain menjadi permainan kita yang dewasa lebih memilih permainan ada yang sekedar main ada juga yang memperoleh keuntungan dari permainan itu.
"Hmmm... "
Mari kita lanjut cerita ini dengan lebih banyak merenung...
Setelah bermain.. saya ajak kalian untuk lebih banyak mengingat, mulai dari hal yang kecil hingga besar, tentang kehidupan yang tak selamanya kita tempati ini "sepertinya malam ini saya terlalu banyak berharap akan ada seseorang yang punya perspektif nya sendiri. " Masih teringat jelas picture di atas peristiwa itu di ambil ketika berada di GN Bulusaraung terbilang favorite bagi kami yang tinggal di makassar apalagi terdengar kabar kalau GN tersebut sangat padat pendaki. "saya tidak akan membahas disini kapan dan kenapa saya menyukai penggiat alam. " Belum lagi banyaknya pendaki membuat sampah tak terkontrol ada manusia yang membuang sampah sembarangan, ada manusia yang mengubur sampahnya, ada juga manusia yang membakar sampahnya dan terakhir ada yang mengambil kembali sampahnya. "jujur yahh dari ke empat itu sudah semua saya praktekkan bagaimana dengan kalian?. "
Saya rasa kita sepaham yang dulunya buruk sedikit demi sedikit akan kita perbaiki, "seperti halnya hubungan kita... wkwkw" apa kalian tahu seberapa besar dampaknya bagi bumi setelah barang yang kita anggap sudah tak punya nilai di biarkan begitu saja?
Comments
Post a Comment