Skip to main content

Merinding tak sendiri

Penulis : Asr

Musikalisasi puisi institut seni dan budaya makassar
meriahkan Lagaligo 3 

"Musikalisasi puisi membuat beberapa penonton merinding menyaksikan dan mendengarkan harmonisasi musik dan proposisi. 19 Desember 2018 lalu menjadikan peristiwa tak terlupakan bagi para penonton"

Seketika saya takjub mendengarkan alunan nada di setiap alat musik yang bersatu padu, menghasilkan suara yang enak di dengar bersama dengan kalimat yang terucap dengan lisan, begitu dalam maknanya membuat sebagian orang tak ketinggalkan mengabadikan moment ini melalui smartphone dan camera perekam lainnya. Diantara para penonton saking padatnya untuk sampai kedepan panggung membutuhkan usaha yang tak sedikit agar dapat melewati celah - celah manusia, coba bayangkan ketika orang serius menonton tiba - tiba anda memotong dan menganggu konsentrasi nya , mungkin anda perlu menabung rasa maaf kepada mereka beberapa kali heheh.

Institut Seni dan Budaya Makassar salah satu peserta dalam kegiatan Festival Budaya dan Seminar Internasional Lagaligo yang menjadi tuan rumah yaitu kabupaten soppeng 17 - 23 Desember 2018 dari kegiatan ini panitia telah mengundang beberapa komunitas seni dari beberapa wilayah di Sulawesi selatan. Sungguh beruntung malam itu dapat menyaksikan bebera pementasan seni sehingga menambah deretan pengalaman serta banyak nilai sejarah yang dapat kita ambil hikmah nya.

Saat di temui di belakang panggung wajah mereka nampak berseri, mungkin penampilannya malam ini terbilang sukses dan berhasil mempengaruhi beberapa penonton, setelah berbicara dengan mereka saya langsung sigap untuk mengambil gambar dari kelompok seni ini, mereka juga antusias untuk di ambil gambarnya karena jumlah mereka tak sedikit jadi saya butuh waktu berulang kali untuk mendapatkan momen yang terbaik.
 
Anda dapat menonton pementasannya di channel youtube Eki febrianto






 

Comments

Popular posts from this blog

Indonesia Dengan Sampahnya

   Foto yang di ambil dari IG:  @Dandhy_laksono Film documentary yang di sutradarai oleh Sindy febryani telah rilis kemarin sabtu, 6 maret 2021 di kanal youtube Greenpeace indonesia. Dalam video berdurasi 34 menit 35 detik ini kita di ajak langsung melihat aktivitas seorang tokoh Gustika jusuf  selaku host dalam film #nyampah, mulai dari ia memproduksi sampah pribadi, kemudian kita di ajak berkunjung ke salah satu rekannya yang mengolah sampah pribadi serta menyambangi salahsatu organisasi ICEL (indonesian center for environtmental law) disini kita diajak untuk mengetahui tentang hukum lingkungan.  Bantar gebang   tempat pembuangan sampah yang berada di jakarta ini,  sering kali teringat dalam pikiran saya mungkin namanya sudah tenar seperti para aktor di indonesia namun bedanya jika mendengar kata aktor muncul sosok yang terbayang di benak entah soal ketampanan, skill maupun meterinya tetapi kalau dengar Bantar gebang penampakan jorok, kum...

Anak Teknik

Hari ini seorang sarjana Teknik kerja dengan teknik,  tapi bukan seperti si doi kamu yang kerjanya di pertambangan, kantoran, atau sejenisnya "mereka patut di banggakan karena prestasinya" nah saya beda dengan mereka kerjanya cuman pasang tenda pengantin yang belum jadi penganti miris kan?, "sudah-sudah jangan selalu merendahkan diri" iya terimakasih nasihatnya.  mmm... dari sudut pandang lain, tuhan memang tahu kalau saya terbiasa dengan ketinggian jadi rezekinya dari usaha pasang tenda. " Jadi kalau kalian mau buat pesta perayaan jangan lupa berkabar ya heheh."  Tidak ada yang tahu esok kita akan jadi seperti apa dan bagaimana, dulu sewaktu Sd sukanya menggambar juga olahraga sepak bola sampai Smp, tamat Smp sepak bolanya masih lanjut Menggambar nya tidak, pas kuliah olahraga sepak bolanya berkurang digantikan dengan penggiat alam hingga jatuh hati kepadanya. "trus kenapa kamu ambil jurusan teknik? Ga ada nyambung-nyambungnya dari hobi kamu panjul!....